Wajib Dibaca Para Suami

Saat anakmu berulang tahun ke-1, satu tahun yg lalulah istrimu merasakan nyeri senyeri-nyerinya yang tak pernah dirasakan sebelumnya bahkan nyaris ia di penghujung usianya. Saat anakmu berulang tahun ke-2, sudah dua tahun istrimu terbiasa kurang tidur krn menyusui,mengganti popok saat malam,menjaga anakmu yang tengah sakit,bahkan lebih dari dua tahun,krn susah tidur itu menyertai saat hamil tua. Saat anakmu berulang tahun ke-3,sudah tiga tahun istrimu melupakan kesukaan dan hobinya krn sibuk 24 jam menjaga anakmu. Saat anakmu berulang tahun ke-4 mungkin ia sudah lupa dengan teman-teman lamanya krn makin sibuk tenggelam dalam urusan anak dan rumah atau bahkan tambah repot krn anakmu telah bertambah. Saat anakmu berulang tahun ke-5, istrimu mungkin terlihat makin berubah, makin sering marah-marah karena anakmu makin pintar bertingkah.

Kamu perhatikan tangan istrimu makin kasar krn pekerjaan rumah, wajahnya mulai redup makin banyak garis menua. Istrimu nampak lebih sibuk dari presiden manapun, kesibukannya makin menggila mengurusi rumah,anak-anak juga dirimu. Istrimu jadi ahli mengerjakan ttg banyak hal: pertukangan,perbengkelan,interior designer,chef,teacher,driver,suster,baby sitter, maid,manager, bendahara, financial planner, life planner,etc. Namun dia terlihat berubah jadi monster karena teramat sering marah-marah, badannya membesar, wajahnya menyeramkan.

Kamu heran,mengapa ia banyak berubah setelah memiliki anak? Apalagi jika kalian memilih untuk banyak anak.

Men…
Dia adalah istrimu yang hidupnya banyak berubah setelah menikah denganmu dan makin berubah lagi setelah melahirkan anak-anakmu.

Hari-harinya tak pernah sama lagi dengan dulu saat belum ada makhluk mungil yang kalian bilang buah hati itu.

Jika ada uang lebih sisa belanja,ia memilih menabung untuk keperluan anak-anakmu dibanding perawatan wajah atau pelangsingan badan. Bahkan seringkali, ia tak membeli keperluan dirinya,makanya bajunya hanya itu-itu saja agar bisa membayar biaya les anak-anakmu.

Jika kau lihat,saat gadis ia begitu manis menggemaskan, lucu dan menyegarkan semuanya telah berubah. Jika dulu kamu hanya lelaki biasa yang memprihatinkan setelah menikah kamu lebih rupawan, keren dan lebih menawan itu karena dia.

Kamu merasa,istrimu makin jauh darimu,jika diajak berbicara urusan kantor ga nyambung,jika mengobrol isu politik dan berita masa kini ke laut, jika diajak serius ngobrol ga perhatian, namun kamu merasa dia menuntut banyak hal darimu? Dia sering dikit-dikit ngambek, emosinya labil dan sensitif.

Men…
setelah mempunyai anak,pikirannya sudah bercabang jadi banyak. Dia tak peduli akan ada apa di dunia ini,yang penting anak-anaknya sehat,pintar,sholih. Dia tak mengikuti isu politik kekinian yang penting tetep bisa beli beras,lauk dan sayur mayur. Dia tak tahu menahu saat diajak berdiskusi urusan pekerjaanmu karena 24 jam waktunya sudah tergadai untuk rumah-anak-dirimu itupun gak habisnya diurus bahkan ia sudah lupa impian dan cita pribadinya. Dia sering ga konsen saat kamu ajak bicara serius krn anak-anakmu yg dia jaga seringkali membuat atraksi membuyarkan konsentrasi.

Men….
Berapa usia anakmu sekarang?
Sudah berapa kali kalian memberi aneka hadiah saat anak kalian ulang tahun?
Tapi..pernahkan kalian memberi ucapan kepada istri kalian “Makasih ya Mah, sudah melahirkan dan berjuang membesarkan anak kita hingga ia berusia sekarang…”
Pernah memberi hadiah pada istri saat anak kalian berulang tahun?

Well…kalau menurut saya,saat anak berulang tahun yang patut diberi hadiah dan ucapan adalah istri kalian. Dia yang hidupnya nyaris di ujung usia saat melahirkan anakmu, sementara kalian mengajarkan anak kalian merayakan ulang tahun di saat istrimu ,ibu dari anakmu kepayahan berjuang.

Sudah berapa usia anakmu sekarang? Seusia itulah pula hari-hari istrimu berubah.

—-

Sudah dua tahun terakhir ini,setiap saya ulang tahun saya berpesan pada suami agar jgn mengucapkan selamat dan jangan memberi hadiah. Plis,hati ini gak tega merayakan ultah dgn bahagia sementara ibu saya tengah kepayahan melahirkan saat itu.

Tapi, saya bilang kalo mau kasih kado ya pas hari lahir anak-anak. Karena melahirkan itu patut diberi apresiasi tinggi,bahkan dalam Islam setara dengan jihad.

So,buat ibu2 yg punya anak byk siap2 dpt kado byk tiap tahun setiap anak2 ulang tahun hihi….

Suami yg baik, pasti paham bgt kenapa saat hari lahir anaknya yang seharusnya dikasih kado itu adalah istrinya 🙂

By: Zarah Safeer

*inmyopinion
*feel free to share

 

 


 

Jadi, beruhubung ini postingan di FB bludak yg share, dalam waktu belum genap 4 hari udah 24 K yang share….dan sudah puluhan orang yg copas tanpa mencantumkan authornya. Di saat yang lain sibuk copas, napa gue gak tulis di blog gue sendiri yak….

Ga nyangka antusias penduduk Facebook sebegininya, permintaan teman, inbox FB yang konsul juga byk..maaf ga bisa satu persatu direspon dan dibalas…fuhhh,, maafkan…semoga banyak manfaatnya…

Paling seneng saat ada bbrp bapak2 inbox yang menyatakan menjadi lebih care dan terbuka cara pandangnya saat melihat istrinya dan ada juga yg menyatakan menjadi lebih mengerti perjuangan istri dan ibunya.

Sebenarnya ide awal dari tulisan ini adalah: mengapa byk orang merayakan ulang tahun dgn bersenang-senang, sementara di saat yang sama berapa tahun silam ibunya tengah berjuang kesakitan melahirkannya. Jika saja ada empati dan lebih mengerti akan makna hati lahir, harusnya kita akan memberikan kado dan ucapan selamat ke ibu kita🙂

Pun dalam agama Islam memang tidak ada ajaran merayakan ulang tahun bukan. Berkaca dari tulisan WAJIB DIBACA PARA SUAMI, ternyata tulisan yang smooth yang membawa perasaan itu lebih mudah diterima sbg sarana dakwah. Coba kalo nulisnya: Kenapa ngerayain ulang tahun? Kan gak ada dalam ajaran agama Islam?

Makin kesini makin berasa harus byk menimba ilmu lagi dan makin semangat menulis, ternyata banyak sekali yg merasa terbantu dgn tulisan2 ringan yang menyenangkan ala2 ibu muda ..

 

 

3 thoughts on “Wajib Dibaca Para Suami

      • mirahtadi says:

        di timeline fb saya, entah siapa yang posting, temen2 saya banyak yang share😀
        saya pikir mba nya share juga, ternyata saya follow blog yang punya tulisan wajib dibaca ini heheheh..

silakan komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s