Quality Time at Home

Sebagai emak-emak PNS dengan ritme kerja berangkat jam 6.30an dan sampai rumah petang hari dari Senin sd Jumat hal yang paling digalaukan hati adalah: kebersamaan dengan anak.

Problemnya adalah,karena suami dan istri sama-sama bekerja jadi segala urusan domestik rumah numpuk juga di wiken. Belanja, beli ini-itu,pertukangan,perbengkelan,arisan,pengajian,sowan ke mertua/orang tua,beberes rumah, main n jalan-jalan sama anak ,kondangan dan seterusnya. Dua hari libur di akhir minggu rasanya menjadi hari terpadat karena semua menumpuk,mengantri untuk ditunaikan.

Lalu,gimana nasib anak-anak? Akankah wiken ortu tetap sibuk ,walau raga bersama anak tapi pikiran dan perasaan mengembara utk byk kegiatan. Buat macam ortu yang banyak kegiatan di wiken akhirnya win-win solutionnya adalah membawa turut serta anak kemana saja. Bagi yang tinggal di kota besar,kemacetan menjadi hal yang tak terelakkan,artinya wiken jadi hari menghabiskan waktu di jalan bersama keluarga.
Tapi apakah memang itu yang anak-anak inginkan,bersama orang tua di saat wiken utk mengikuti kegiatan yang melelahkan bagi tubuh mungil mereka. Yakin bagi mereka jalan-jalan ke tempat wisata,mall, adalah hal menyenangkan?

Bagi saya sebagai ibu bekerja, hal tsb kadang memang gak bisa dihindarkan. Apalagi kalo wiken pengennya ya belanja sekalian anak2 main sekalian cuci mobil sekalian makan di luar sekalian dateng pengajian. Tapi akhirnya makin ke sini makin mencoba mengurangi kegiatan yg gak urgent.

Akhir-akhir ini kami sibuk beraktivitas di rumah. Kami sengaja membuat setumpuk kegiatan dari bangun tidur sampai mereka tidur lagi. Kebetulan anak-anak ga suka nonton TV, kalopun nonton paling banter 15 menit,itupun udah cukup bikin mereka ga betah. Such as challenge menghabiskan hari bersama duo kecil Alzam dan Aisyah yang sangat suka kegiatan fisik.
Apalagi kalo wiken mereka juarang banget bisa tidur siang, seolah tahu bahwa kegiatan bersama orang tuanya ini adalah waktu yang langka. Jadi,wajib bagi ortu secapek apapun,kalo wiken harus rela bersabar nemenin mereka main. Quality time istilahnya ya …untuk mengisi waktu kebersamaan dgn hal-hal bernilai baik.
Nah nah, kenapa juga akhir-akhir ini saya mengerem kegiatan ke luar rumah dan memilih aktivitas belanja dan lain2 diusahakan di hari kerja saat istirahat kantor saja  . Tidak lain tidak bukan cuma ingin,agar seluruh anggota keluarga menjadikan rumah sebagai tempat terbetah,ternyaman,terpenuh memori indah,terkenang nuansa kebersamaan.
Senin sd Jumat bisa dibilang bagi ortu bekerja cuma numpang tidur n beristirahat sementara itu bagi suami yg ga sekota baru di rumah ya wiken. Jadi, kalo wiken udah terlalu padat agenda di luar duh siapa yg akan menjadikan rumah home sweet home.
Home sweet home artinya bukan cuma tempat tidur nyenyak n istirahat manis tapi juga kenangan manis dan pengalaman manis. Memori anak-anak akan masa kecil yg manis harus terisi dgn manisnya kehidupan di rumah,agar saat mereka beranjak dewasa nanti,saat mereka sudah mulai mengembangkan layar dan bertualang akan teringat kembali untuk pulang ke rumah yang membesarkan mereka.
Rumah,baiti jannati ,rumahku surgaku , berawal dari rumahlah surga mulai dicicil adukan semen dan tatanan batanya. Namun, kenapa sbg orang tua masa kini justru kita dengan bangganya mengajak anak-anak mencari kesenangan di luar rumah . Jangan salahkan mereka jika mereka lebih memilih jalan-jalan dengan teman mereka dibanding bercengkrama dengan orang tuanya di rumah, jangan juga mencap mereka lupa rumah setelah berumah tangga jika kita tidak mencetak kenangan indah bersama mereka di rumah.
Oleh sebab itu, tersentil dengan kekhawatiran itu menjadikanku lebih mengutamakan rekreasi,cari ilmu,belajar di dalam rumah. Kami juga sepakat selama wiken ada batasan jam utk memegang gadget agar quality time bener2 tercipta di keterbatasan waktu, agar rumah kamu benar-benar jadi baiti jannati .
Kalau saja kita sebagai orang tua lebih memilih sibuk di luar rumah, rasa-rasanya baiti jannati itu gak akan tercipta . Rumah yang di dalamnya didirikan sholat,dialunkan ayat suci Alqur’an, tempat berbagi ilmu dan kisah, tempat memupuk iman dan kasih sayang.
So   ….. Segera pulang ke rumah dan ciptakan surga bersama keluarga kita,tak perlu jauh-jauh rekreasi untuk dapat inspirasi, hati yang hangat bersama orang-orang tersayang sudah lebih dari berarti

. Justru memori indah bagi anak-anak  itu bukan memori bepergian dan berpelesiran namun memori bersama orang tua tersayang di rumah yang penuh kehangatan itu yang membuat mereka selalu ingin pulang,sekedar dipeluk ibu atau diusap ayah sudah menjadi penawar segala lelah   ….

Nak,jika kalian besar nanti jangan lupa pulang yaaa   ke rumah yang membesarkan kalian..   karena di sini,di rumah ini berjuta kenangan tercipta dengan adanya kalian .

3 thoughts on “Quality Time at Home

  1. leilaniwanda says:

    Makjleb karena weekend masih suka padat agenda juga, hehehe (walaupun hampir selalu bawa anak-anak juga sih)… Nanti kalau udah LDR-an (bentar lagi in sya Allah) jadinya memang harus lebih banyak waktu di home sweet home deh. Terima kasih ya sudah mengingatkan.

silakan komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s