Daycare VS ART

Daycare atau ART yah…agaknya itu jadi dilema tersendiri bagi ibu bekerja yang jauh dari bala bantuan sanak saudara. Tema ini juga ga ada habis-habisnya jadi perbincangan ibu-ibu di kantor. Saya sendiri sudah beberapa kali mencoba keduanya.

 

Mungkin beberapa hal yang saya tulis ini bisa jadi pertimbangan ibu-ibu yang lagi galau antara daycare atau pengasuh di rumah.

 

Jikalau daycare beberapa hal yang harus dipastikan:

  1. Jarak tempuh perjalanan. Lokasi daycare jadi pertimbangan terbesar karena menentukan rutinitas setiap hari yang akan dijalani bagi anak dan orang tua yang mengantar. Ada yang memilih daycare satu arah dengan jalur perjalanan dari rumah ke kantor. Ada juga yang mencari daycare yang letaknya dekat dengan rumah, ada juga yang mencari daycare yang dekat dengan kantor. Semua ada pertimbangan masing-masing sesuai dengan kondisi.
  2. Perhatikan para pengasuhnya. Cocok atau tidak kembali ke penilaian masing-masing.
  3. Lokasi , apakah nyaman dan aman bagi anak. Sejauh ini, saya pernah keliling-keliling cari tempat penitipan anak , ga ada yang sempurna ada plus minus masing-masing.
  4. Pastikan menu makanannya (kalau anak sudah makan). Dan ga semua daycare menyediakan makanan lho.
  5. Biasanya ada uang pangkal saat awal masuk, spp bulanan dan ada juga overtime (jika anak kita terlalu awal diantar atau terlambat dijemput).
  6. Terakhir tapi terpenting: kesiapan anak! Siapkan mental anak untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Masa-masa adaptasi kurang lebih satu minggu (tiap anak berbeda). Di minggu pertama biasanya anak sering menangis meronta tidak mau ditinggal.

Susah-susah gampang ya milih daycare, apalagi yang sesuai dengan keinginan dan kondisi kita. Kalau aku waktu itu milih yang dekat dari rumah. Alzam sempat daycare beberapa bulan sahaja sih dan lumayan lah repot karena rutinitas antar jemput ini lumayan jadi pekerjaan tambahan apalagi kalau kita pulang kantor telat, kasihan anak yang udah penuh harap menanti jemputan otang tuanya.

 

Nah, kalau kita serahkan tanggung jawab pengasuhan anak ke pengasuh di rumah poin utamanya adalah kita sudah merasa percaya dengan pengasuh. Dan tentang pengasuh anak ini yaaa …. ada seni mengaturnya. Terutama mengatur hati hihihi…kita harus pandai mengatur emosi hati kita dan pandai juga mengambil hati pengasuh. Kalau pengasuh sudah sayang sama anak insyaAlloh aman…

Wahhh..kalo poin tentang pengasuh ini unik banget deh, karena menejemen mengatur pengasuh itu ga mudah. Dia yang membersamai tumbuh kembang anak-anak, dengan segala ilmu yang dia punya , dan naluri yang dia punya. Ada kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Akhirnya obat dari semua kegalauan dan dilemma bagi ibu bekerja ini adalah: serahkan semuanya pada pembuat skenario terbaik hidup ini.

Selalu ada jalan dan rejeki bagi anak. Sebagai emak bekerja saat ga bisa membersamai mereka, berdoa adalah cara ampuh untuk menjaga mereka dari jauh.

 

Semoga Alloh selalu menjaga dan melindungi mereka…

silakan komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s