babai bibi

Entah mau cerita mulai darimana..
Awalnya tetangga BBM:
Mi..denger-denger bibi mau keluar kerja ya?

Cetar!
Yang mana lagi nih?
Memang bibi cerita ada tawaran kerja dgn gaji lebih, tapi bibi bilang berat susah lepas dari alzam family..

Hari itu juga, aku konfirm ke bibi..
Kata bibi, itu engga benar, walaupun selain tawaran kerja di dago bibi juga ditawari oleh tetangga utk kerja di sodaranya..

*wot, tertusuk hatiku..nyere hatee..tetangga masih nawarin bibi biar kerja di sodaranya?!

Aduh,ini tetangga kenapa sih? Masih berusaha untuk bikin bibi keluar dari rumahku..

Entah bagaimana, mungkin banyak faktor pengaruh orang luar, atau mungkin tetangga..

Karena bibi bilang, tetangga bilang:
Buat apa bi, kerja capek-capek, ya rumah ya urus anak..
Kerja ya satu aja, urus rumah aja, pegang anak ya pegang anak aja, jangan mau kerja double..mending di tempat sodara saya bi..

*tertusuk hatiku..

Tapi bibi selalu bilang, bibi akan bertahan..

Longwiken kemaren bibi kan pulang dari hari jumat, ketika hari ahad, bibi SMS memberitahuku akan keluar kerja, senin akan pindah kerja dengan gaji luar biasa kerja di orang cina..

Wot, kaget gak sih..

Di saat pilek mendera Dan lagi krisis air di rumah, pas lagi ada tukang ngebor..

Lemes banget,yang teringat Dan terngiang hanya perkataan bibi:

‘cita-cita bibi..bibi mau kerja di sini sampai alzam Sekolah..’
‘bibi berat ninggalin alzam, bibi senang kerja di sini..ibu ga cerewet, buat apa kerja digaji besar tapi majikan rewel..’

Banyak kisah cerita dengan bibi..
Dimulai dari hamil tua, pindahan rumah ke sini, alzam newborn, aku pemulihan pasca melahirkan,sampai ngantor lagi..
Ada bibi yang membantu Dan menyokong semua keperluanku..

Tapi ada Hikmah dibalik ini semua,
Memang aku tak boleh terbuai Dan nyaman dengan mengandalkan khadimah..

Bibi sudahku beri kepercayaan untuk menghandle urusan rumah,dari atur menu, belanja,ke warung, tukang-tukang lainnya (sayur, sampah, dsb)

Rasanya, aku kehilangan..kehilangan asisten pribadiku yg mengurus domestik rumah Dan mengasuh alzam..

Hampir 24 jam aku drop, pusing berat..tapi ga boleh berlama-lama..

Akhirnya hari senin, selasa, Dan sekarang rabu..

3 hari kerja with no bibi..

Alzam ngungsi ke rumah nenek, aku jugak..

Ga mau nyalahin tetangga, Dan tetangga..tapi mau bilang: sakit hati Sama tetangga.. Huwaaa meraung-raung..

Nyere hate..

Bibi bilang sih, ‘ibu coba Dulu dengan bibi baru, bibi ga ganti nomer, bibi mau kerja sebulan Dulu di tempat baru..bibi ga enak ke ibu kalo minta gaji besar , bibi ga tega ‘

Aku ga bisa melarang..
Kerja itu dari hati ga bisa dipaksa, kalo hati bibi udah ga di rumah ini..aku ga bisa mencegahnya..

Bibi peluk Dan ciumm alzam,
‘alzam jangan rewel ya, kalo rewel nanti Sama bibi barunya dicubit..’

Aku hampir menangis melihat bibi berpelukan lama Dan mencium alzam..

Hingga saat ini kutuliskan disini..aku masih suka meneteskan air mata kalo ingat bibi yang mengasuh Dan membesarkan alzam..

Hati seorang ibu, yang tersentuh saat Tahu ada orang lain yg begitu menyayangi anaknya..

Ya, bibi sayang alzam, aku Tahu itu..

Sampai jumpa lagi bi..bulan depan bibi bilang akan mengabari keadaannya..Dan keputusannya apakah akan balik ke rumahku dengan tekanan tetangga yang sangat menyiksa..atau tetap disana..

Maaf kalau tulisanku lebay hahahha..

Cuma luapan hatih yang sedang sedih uhuhuhu..

Semoga dapet jodoh khadimah yang lebih sholehah yang alzamboy..

Mungkin ini jawaban dari doa-doaku selama ini, agar alzam diberikan pengasuh sholehah..

Bukan mau bilang bibi ga sholehah, tapi siapa Tahu, Allah akan memberi yg lebih seholehah🙂

Posted with WordPress for BlackBerry.

One thought on “babai bibi

silakan komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s