impian kehidupan pernikahan

Sebenarnya saya agak gimana gitu dengan orang yang ngebet, terburu-buru, maksa-maksa untuk menikah cepat-cepat..

Bukan ga suka, maksudku..sebenarnya, nyadar ga sih, apa yang akan dihadapi after wedding?

Menikah itu bukanlah solusi, jika diri sendiri belum berbenah..
Menikah itu bisa jadi malah menambah problema..

Maksudku, kepada para bujang yang terburu-buru untuk menikah, cobalah tengok..jika menikah menurutmu adalah solusi, kasihan ga sih pasanganmu mendapatkan dirimu yang belum kelar permasalahannya..

Maksudku gini, misal aja bujangan atau bujangwati punya sifat pemalas, manja..Lalu berharap dengan menikah akan menjadi semangat untuk memerbaiki diri, karena katanya bisa saling mengingatkan Dan menyemangati dengan pasangan..

Woy! Salah woy!
Niatmu perlu dilurusin deh..

Jadi, karena pasangan Baru kamu akan berubah?

Sifat karakter tabiat manusia itu terbentuk sepanjang usia kehidupan, Dan pernikahan itu adalah menyatukan dua manusia dengan sifat tabiat gado-gado..jangan harap karakter berubah seketika saat menikah, ujug-ujug jadi rajin ga pemalas..

Belum lagi kasihan banget ga sih pasanganmu? Mikir ga, kalo permasalahan pribadi berharap mendapatkan solusi dengan pernikahan..kasihan banget pasangan yg ngedapetin dirimu yang penuh masalah..wakakakak..

idealnya,
Setiap pribadi terus menerus perbaiki diri, karakter -sifat-tabiat itu bisa berubah terutama dari faktor kemauan diri, daya juang, keinginan untuk berubah..lingkungan Dan orang lain bisa memengaruhi sebatas motivasi, inspirasi..

Balik lagi, yang melakukan perubahan itu diri anda sendiri!

Meluruskan niat, buat apa menikah?

Kalo aku pribadi ya..
Menikah itu adalah sarana menuju tujuan hidupku..

Gini ya, kalo boleh share..tapi ini pokok bahasan yang berat hahaha, karena aku orangnya idealis banget loh..
Penuh filosofis Dan keras terhadap pendirian.. *padahal tampangku lembut yaaa *howeks

Oke..
Sebelom aku merencanakan tentang kehidupan pernikahanku..

Aku berpatokan pada the end of my life..
Mau seperti apa akhir hidupku, untuk apa aku hidup, apa yang kucari Dan apa yang Abadi, jika ternyata setiap manusia pasti mati..

Oke,,kematian..yah inilah garis yang memisahkan dunia Dan alam lain..aku beriman pada Hal ghaib, aku percaya ada kehidupan setelah Hidup di dunia..ada alam kubur, ada Hari kiamat, ada Hari perhitungan, ada surga-neraka..Dan itu semua ada karena: ada Allah

Yah, yang Abadi hanya: Allah..
Apa yang kucari? aku hanya Ingin bahagia dunia-akhirat..surga dunia, surga akhirat..Dan surga akhirat itu kekal..

Ya! Aku tau ! Aku ingin masuk surga itu tujuan hidupku!agar aku bisa bertemu dengan Yang Maha: Allah swt..

Oke, dan..
Dengan begitu, utk menikah..aku harus menikah dengan seseorang yang sevisi denganku, seseorang yang sama-sama merinduNya..

Agar pernikahan kami, akan selalu terisi Hari-harinya dengan cita-cita kami tentang surga..Dan aku Tahu, aku harus terus menerus memerbaiki diri menjadi insan kamil, sebaik-baik manusia..agar aku dipertemukan dengan seseorang yang baik..

Dan, aku bertekad agar semua problema tentang diriku sudah kelar, sifat-sifat jelek harus kutanggalkan, aku harus terus mengasah sifat-sifat unggulku, aku harus terus menerus memerbaiki hubunganku denganNya..aku harus selalu meluruskan niat, bahwa menikah adalah saranaku beribadah padaNya..

Demikian pula, aku yakin seseorang yang baik akan terus menerus memerbaiki diri, untuk memersembahkan dirinya yang baik bagi pasangannya, bukan memberatkan pasangannya dengan sifat buruk..

Yahh, begitulah..
Dengan begitu, harapanku..menikah adalah menggabungkan dua insan yang baik, sehingga ketika menikah bukan lagi mengurusi Dan sibuk memerbaiki masalah pribadi lagi, tapi…kedua pribadi ini langsung melejit, berkontribusi untuk masyarakat sekitarnya, untuk lingkungannya…

Bukan dengan menikah malah sibuk memersempit pergaulan, karena dengan menikah teman kita bertambah banyak: teman pasangan menjadi teman kita juga bukan?

Bukan dengan menikah malah terlena Dan malas memerbaiki diri ,mentang-mentang udah dapat pasangan yang baik.. karena dua manusia yang baik tidak sampai disitu saja tugasnya..gimana kalo memerbaiki lingkungan sekitar?

Berkontribusi pada sekitar, karena kita Tahu bahwa amal jariyah, amal yang terus mengalir walau jasad sudah Dikubur..
Amal jariyah ini bisa berupa ilmu, dakwah, dsb..

Jangan jadikan, pernikahan sebagai sarana untukmu dan pasanganmu saja..cemen banget woy!

Pernikahan yang besar, adalah pernikahan yang berkontribusi besar pada masyarakat, merubah dunia😀 ..dengan bertemunya 2 manusia yang baik harapannya ga berhenti sampai disitu saja..

Ayo berpikirlah besar, besar Dan besar..

Banyak orang baik, orang hebat tapi berhenti begitu saja ketika menikah..

Bahkan menurut Ustadz,
Sakinah itu berasal dari kata sikin (pisau)..pisau bisa bermanfaat tapi juga bisa merusak..
Maksudnya gini, kebahagiaan , sakinah berumah tangga itu bisa membawa manfaat jika pandai kita kelola tapi bisa jadi keburukan kalau kita terlena..

So, pernikahanmu sekarang sudah seperti apa?
Apakah hanya sekedar bahagia antara kamu-pasangan-anak?
Atau lebih dari bahagia? Karena ada lingkunganmu yang merasakan kebaikan keberkahan pernikahan kalian?
Atau boro-boro bahagia?

Aku ingin pernikahanku dengan suamiku..mengguncang-membahan-memberikan tabungan amal, minimal banget..anak-cucu Dan seluruh turunan menjadi penegak sholat Dan penyeru kebenaran..

Seru ga sih, kebayang pas masuk surga ketemu cicit turunan ke 10 kita..atau turunan ke 100 kita bahkan, semua turunan kita numplek blek di surga, ketemu kita..ga cuma pasangan n anak aja..tapi cucu-cicit-dan semua turunan..
Keren kan😀

What a dream..

Nah begitu deh idealismenya aku, yang hhmmmm..berat kata orang..

Dan kalo suami dengerin aku cuap-cuap bersemangat cerita tentang impian pernikahan di benakku, suami khusyuk mendengarkan Dan menghargai hahahah..sabar banget lah doi, selalu menyediakan kuping buat istrinya yang ceriwis ..

Ujung-ujungnya juga suami yang suka ngingetin, kemaren barusan semangat bercita-cita mulia, kok sekarang meleleh semangatnya ..ahohoho

Nah, mumpung lagi semangat, ditulislah tulisan ini..

Hahahaha, kalo kamu mau pernikahanmu seperti apa?

Posted with WordPress for BlackBerry.

13 thoughts on “impian kehidupan pernikahan

silakan komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s